A.    Analisis Perekonomian Desa Nagrak Kelurahan Pacet Kabupaten Bandung

a.      Gambaran Umum Lokasi

Desa Nagrak Kecamatan Pacet, berada di wilayah Kabupaten Bandung dengan jumlah penduduk 1.0581 jiwa. Jarak menuju ibu kota kecamatan ditempuh sejauh 4 km. Secara fisik Kecamatan Pacet  berada pada batas wilayah sebagai berikut:

1)      Sebelah utara  dibatasi oleh Desa/Kelurahan Wangi Sagara, Kecamatan Majalaya

2)      Sebelah selatan dibatasi oleh kehutanan

3)      Sebelah timur dibatasi oleh oleh Desa/Kelurahan Cikawao, Kecamatan Pacet

4)      Sebelah barat dibatsi oleh Desa/Kelurahan Cipeujeuh, Kecamatan Pacet

Desa Nagrak Kecamatan Pacet mempunyai areal tanah/wilayah 798.155 Ha/m2 yang terdiri dari tanah sawah, tanah kering, tanah basah, tanah hutan, dan tanah fasilitas umum. Sebagian besar Kecamatan Pacet dimanfaatkan untuk pertanian. Dengan melihat keadaan dan tingkat kesuburan tanah, maka Kecamatan Pacet dapat dianggap sebagai Kecamatan agraris.

b.      Keadaan Penduduk Berdasarkan Mata Pencaharian

Menurut data Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD), Desa Nagrak Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung memiliki berbagai jenis pekerjaan yang dijadikan sebagai mata pencaharian penduduk. Mata pencaharian penduduk Desa nagrak terdiri dari petani sebanyak 412 orang, buruh tani sebanyak 1.183 orang , pegawai negeri sipil sebanyak 46 orang, pengrajin industri rumah tangga sebamyak 78 orang, pedagang keliling sebanyak 206 orang, peternak sebanyak 37 orang, montir sebanyak 6 orang, dokter swasta sebanyak 1 orang, pembantu rumah tangga sebanyak 30 orang, TNI sebanyak 1 orang, POLRI sebanyak 1 orang, pensiunan PNS/TNI/POLRI sebanyak 26 orang, pengusaha kecil dan menengah sebanyak 22 orang, jasa pengobatan alternatif sebanyak 4 orang, seniman/artis sebanyak 3 orang, dan karyawan perusahan swasta sebanyak 246 orang.

Sebagian besar penduduk yang bermata pencaharian sebagai buruh tani hanya bekerja pada saat menjelang waktu panen hal ini mengakibatkan masyarakat memilih untuk melakukan usaha industri rumah (home industry).

c.         Keadaan Penduduk Berdasarkan Lembaga Ekonomi dan Jenis Usaha 

Menurut data Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD), Desa Nagrak Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung memiliki berbagai jenis lembaga ekonomi, unit usaha desa, atau unit usaha kelurahan. Adapun berbagai macam lembaga ekonomi yang terdiri dari 1 lembaga koperasi simpan pinjam dengan jumlah, sebanyak 3 orang, 12 kelompok simpan pinjam dengan jumlah pengurus dan anggota sebanyak 36, 1 lembaga Bumdes dengan jumlah pengurus dan anggota sebanyak 6 orang, 1 lembaga industri makanan, 1 lembaga industri kerajinan, 13 jenis usaha berupa pengecer gas dan bahan bakar minyak, 18 usaha tukang kayu, 14 usaha tukang batu, 6 usaha tukang jahit/bordir, 4 usaha tukang cukur, 5 usaha tukang servis elektronik, 6 usaha tukang besi, 8 usaha tukang gali sumur, 4 usaha tukang pijat/urut/pengobatan.

B.     Tindak Lanjut Dari Hasil Identifikasi

Berdasarkan data yang diperoleh dari pemerintah Desa Nagrak, bahwa masyarakat sebagian besar bermata pencaharian sebagai buruh tani, dengan jenis usaha yang berkembang adalah tukang kayu. Sedangkan berdasarkan hasil  identifikasi, masyarakat Desa Nagrak Kecamatan Pacet ini mulai mengembangkan jenis usaha dengan melakukan proses produksi di rumah (home industry). Selain itu dengan banyak berkembangannya produksi rumah tangga di Desa Nagrak, maka muncul pula permasalahan di kalangan masyarakat yaitu bagaimana pendistribusian produk hasil usaha tersebut sehingga bisa di pasarkan dengan baik. Permasalahan ini muncul dikarenakan keberadaan lembaga ekonomi di wilayah ini tidak mampu memfasilitasi para pengusaha tersebut untuk pengembangan usaha yang lebih baik.

Dari hasil identifikasi tersebut, maka tim menyusun beberapa kegiatan yang berhubungan dengan pengembangan program keaksaraan kewirausahaan. Tindak lanjut yang dilakukan melalui sosialisasi Program Keaksaraan Kewirausahaan. Ini merupakan kegiatan awal yang dilakukan. Dari kegiatan sosialisasi ini berhasil dihimpun kebutuhan masyarakat yang sesuangguhnya, yakni mereka ingin membentuk sebuah lembaga perekonomian yang aktif dan sehat serta mampu mengakomodasi kebutuhan terhadap perkembangan usaha masyarakat. Maka dari itu dari sosialisasi ini, tim berusaha memfasilitasi untuk pembentukan sebuah lembaga usaha dalam bentuk sebuah koperasi masyarakat. Sehingga masyarakat berharap dapat kemudahan dalam pengembangan usaha, pemasaran, dan pemenuhan terhadap bahan-bahan produksi dan lain sebagainya.

 

C.    Paparan Kegiatan

1.   Tema

Tema dari kegiatan Program Keaksaraan Kewirausahaan yang akan dilaksanakan oleh kelompok kami adalah “Koperasi Sebagai Wujud Pergerakan Ekonomi Rakyat.”

2.   Tempat

a.       Mesjid Asy-Syifa Al-Mustaqim

b.   Rumah Bendahara PKBM Belajar Cerdas (Ibu Dati)

c.       PKBM Belajar Cerdas

d.      Koperasi RW 05 Bukit Ligar

3.   Sasaran

a.       Pengusaha kecil dan menengah di Kampung Pelag, Desa Nagrak, Kecamatan Pacet

b.      Tim Panitia Pengurus Koperasi

c.       Pengurus dan Anggota Koperasi PKBM Belajar Cerdas

d.      Pengurus Koperasi PKBM Belajar Cerdas

4.   Tahapan

1)      Penyuluhan Koperasi

a.       Persiapan

  • Menentukan waktu dan tempat pelaksanaan kegiatan rapat koordinasi  tim panitia pengurus koperasi “Belajar Cerdas”.
  • Menyiapkan format keperluan administrasi (absensi dan notulen)
  • Mengundang tim panitia pengurus koperasi “Belajar Cerdas”.

b.      Pelaksanaan

  • Tim panitia pengurus koperasi “Belajar Cerdas” mendiskusikan  penyelenggaraan koperasi dengan anggota tim panitian dan tim kelompok keaksaraan  kewirausahaan Laboratorium PLS FIP UPI.
  • Tim panitia pengurus koperasi “Belajar Cerdas” merancang AD/ART sebagai landasan penyelenggaraan Koperasi.

c.       Evaluasi

  • Tim panitia pengurus koperasi “Belajar Cerdas” merancang AD/ART sebagai landasan penyelenggaraan Koperasi.
  • Merencanakan kegiatan selanjunya yaitu rapat anggota koperasi “Belajar Cerdas”.

b.      Rapat Koordinasi Tim Panitia Pengurus Koperasi

Persiapan

  • Menentukan waktu dan tempat pelaksanaan kegiatan rapat koordinasi  tim panitia pengurus koperasi “Belajar Cerdas”.
  • Menyiapkan format keperluan administrasi (absensi dan notulen)

Pelaksanaan

  • Tim panitia pengurus koperasi “Belajar Cerdas” mendiskusikan  penyelenggaraan koperasi dengan anggota tim panitian dan tim kelompok keaksaraan  kewirausahaan Laboratorium PLS FIP UPI.
  • Tim panitia pengurus koperasi “Belajar Cerdas” merancang AD/ART sebagai landasan penyelenggaraan Koperasi.

Evaluasi

  • Tim panitia pengurus koperasi “Belajar Cerdas” merancang AD/ART sebagai landasan penyelenggaraan Koperasi.
  • Merencanakan kegiatan selanjunya yaitu rapat anggota koperasi “Belajar Cerdas”.
  • Merencanakan untuk melakukan studi banding

c.       Rapat Pembentukan Pengurus Koperasi

Persiapan

  • Mengkordinasikan waktu dan tempat pelaksanaan kegiatan rapat tim panitia pengurus dan anggota koperasi “Belajar Cerdas”;
  • Menyiapkan format keperluan administrasi (draft anggaran dasar, absensi dan notulen); dan
  • Mengundang tim panitia pengurus dan anggota koperasi “Belajar Cerdas”.

Pelaksanaan

Dalam pelaksanaan kegiatan ini di agendakan akan mendiskusikan mengenai Rancangan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Koperasi PKBM “Belajar Cerdas” dan pembentukan pengurus serta anggota koperasi.

Evaluasi

Dalam pelaksanaan kegiatan ini telah terbentuk Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga yang telah disepakati oleh anggota koperasi secara keseluruhan.Namun dalam kegiatan ini masih mengalami sedikit kendala dalam teknis yang menyebabkan kegiatan ini sedikit terhambat namun masih bisa diatasi dengan baik sampai acara dapat terlaksana dengan baik.

 

d.      Studi Banding Ke Koperasi RW 05 Bukit Ligar

Persiapan

  • Waktu dan tempat pelaksanaan kegiatan studi banding pengurus dan anggota koperasi “Belajar Cerdas”;
  • Mengkoordinasikan agenda kegiatan dengan pihak Koperasi RW 05 Bukit Ligar;
  • Melakukan perijinan terhadap lembaga yang bersangkutan;
  • Menyiapkan format administrasi yang diperlukan; dan
  • Menyiapkan teknis pemberangkatan.

Pelaksanaan

Dalam pelaksanaan kegiatan ini di agendakan akan studi banding mengenai Kelembagaan Koperasi Mekar Endah dan Koperasi Bunga Tanjung. Sehingga hal ini mampu memotivasi Koprasi Belajar Cerdas yang baru dirintis.

Evaluasi

Kegiatan studi banding ini telah dilaksnakan dan berjalan dengan baik sesuai rencana. Bagi para pengurus koperasi PKBM Belajar Cerdas, mereka memperoleh banyak hal dari Koperasi RW 05 Bukit Ligar terutama manajemen dan kepengurusan koperasi.

e.       Nara sumber

1)      Iip Saripah, M. Pd.

Beliau merupakan pakar dalam bidang ekonomi masyarakat dan kewirausahaan.

2)      Dra. Neti Budiwati, M. Si.

Beliau merupakan dosen dan pakar ekonomi koperasi.

3)      Ghina Sarifah, S. Pd.

Beliau merupakan pakar dalam bidang ekonomi dan manajemen keuangan.

f.       Evaluasi dan Kriteria Keberhasilan

1)      Terbentuknya sebuah wadah atau lembaga ekonomi yang berbentuk koperasi sebagai wadah untuk menyalurkan barang-barang yang diproduksi untuk dipasarkan lebih luas sehingga menambah pendapatan dari warga selain dari itu diharapkan bisa menjalin kemitraan dengan berbagai pihak yang dapat mengembengkan koperasi ini.

2)      Masyarakat secara berkelanjutan memperoleh bimbingan dalam pembentukan koperasi yang berlandaskan hukum yang sah.

3)      Tersusunnya AD/ART sebagai landasan koperasi

4)      Pengurus koperasi “Belajar Cerdas” memahami dan memiliki gambaran mengenai penyelenggaraan koperasi.

5)      Berkembangnya usaha kecil menengah di kalangan masyarakat di kampung Pelag yang dapat di akomodir oleh koperasi.

 

g.      Hasil

Telah terselenggaranya kegiatan-kegiatan sebagai berikut :

1)      Rapat koordinasi

2)      Rapat Pembentukan Tim anggota Koperasi

3)      Pendidikan dasar Koperasi

4)      Studi Banding Pengurus Koperasi Belajar Cerdas

h.      Jejaring Kemitraan

1)      DIREKTORAT DIKMAS DITJEN PNFI KEMENDIKNAS

2)      Laboratorium Jurusan PLS FIP UPI

3)      PKBM “Belajar Cerdas”

4)      Pemeritahan Desa Nagrak Kecamatan Pacet.

5)      Mahasiswa Jurusan PLS UPI

6)      Koperasi RW.05 Bukit Lingar

7)      Masyarakat setempat